Terbukti! CD Lahir dari Ketidakpuasan dengan Kepingan Piring Hitam

https: img.okeinfo.net content 2017 10 05 207 1789228 okezone-innovation-ternyata-cd-lahir-dari-ketidakpuasan-dengan-piring-hitam-lho-8HQzLhddhW.jpg

Compact Disk atau lebih akrab di ucap CD menjadi benda elektronik yang sering ditemui dikala ini. Lahirnya CD ini, tidak lepas dari kesuksesan James T. Russell.

Alkisah, Russell yakni penggila musik di masa itu. Tapi, dia amat tidak puas dengan mutu musik yang diciptakan kepingan piring hitam gramofon.

Berangkat dari situlah, pria kelahiran 1931 ini memilih untuk bereksperimen menerapkan duri kaktus sebagai jarum pembaca piringan hitam melainkan alhasil sia-sia.

Pria yang semenjak kecil diketahui dengan jiwa penemunya ini tidak patah arang sampai pada alhasil dia menemukan ‘ilham’ sistem terbaik untuk menciptakan rekaman bunyi yaitu menerapkan sinar.

Sesudah sulit payah memeras otak selama sebagian tahun, dia alhasil menemukan sistem menaruh data dalam piringan peka sinar. Data itu dimodelkan dalam ‘bit’ sinar yang amat kecil.

Dikutip dari berjenis-jenis sumber, sebuah cahaya laser akan membaca struktur bit sinar ini, kemudian komputer akan merubah data ini ke dalam sinyal elektronik. Dan, pada 1970 yakni spot permulaan keberhasilannya membikin CD.

Kemudian, dia bahkan mematenkan CD hasil temuannya ini. CD berbentuk keping bundar tipis berbahan plastik (polycarbonate) dengan diameter 12 cm. Pada dikala produksi, di lapisan plastik itu diberikan guratan (track) menyusun spiral dari sentra ke luar dengan ukuran amat kecil (mikroskopis).

Pada dikala disusun, pada guratan spiral tadi diberikan lapisan alumunium yang amat tipis sekali. Ini yang nantinya akan memantulkan cahaya untuk dibaca. Berikutnya, sebuah lapisan berbahan acrylic dari toko akrilik tipis disemprotkan di atas alumunium sebagai pelindung.

Label CD kemudian diletakkan di atas acrylic. Mulanya, CD cuma dipakai untuk merekam bunyi atau musik. Russell terus mengembangkannya supaya cakram optik itu cakap merekam gambar dan data artikel dengan teknologi CD-ROM.

Pada 1985, dia sukses menjadikan impiannya seputar CD yang dapat merekam seluruh macam data termasuk video, teks, dan kabar dengan bentuk komputerisasi lainnya dengan kapasitas sekira 783 MB. Sesudah berhasil, dia mendirikan perusahaan sendiri.

 

 

 

Info Lain : http://acrylicgbbond.com/produk/gb-bond-arcylic/

 

Baca Juga: http://ideal-house.org/2018/05/04/lemari-dapur-akrilik/