Banyak Orang Indonesia Berprofesi Secara Online

https://servio.co.id/virtual-office-jakarta-selatan-murah/ – Eksistensi gadget, komputer jinjing, komputer tablet, memudahkan profesi seluruh orang, terutama di zaman yang menuntut kecepatan seperti kini. Berprofesi di balik meja kantor bukan lagi jadi satu-satunya profesi yang menjadikan. Dengan kemajuan teknologi komputerisasi, berprofesi jadi lebih fleksibel yang sekarang disebut dengan flexy work.

Dari studi Microsoft Asia Workplace 2020 yang melibatkan 4.200 karyawan profesional di 14 negara, termasuk Australia, Tiongkok, Hong Kong, Indonesia, India, Jepang, Korea, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam, 85 persen responden dari Indonesia, menganggap dirinya yakni pekerja mobile dan menghabiskan setidaknya 20 persen waktu mereka di luar kantor untuk berprofesi.

Tapi, dengan sempurna 312 responden dari Indonesia hal yang demikian, cuma 58 persennya saja yang merasa dipersiapkan untuk bisa berprofesi secara produktif dan kolaboratif. Survei yang dikerjakan selama Februari sampai Maret 2017 ini mengemukakan bahwa karyawan di Indonesia tak merasa dipersiapkan menghadapi keperluan pekerja di era komputerisasi.

Meskipun, Asia sudah menjadi wilayah paling terhubung sehingga diperlukan sistem yang ideal untuk mengoptimalkan potensi para pekerja, termasuk mendorong karyawan untuk berprofesi di mana malah mereka berada.

Sistem berprofesi yang disebut flexy work membikin semuanya dapat saling terhubung secara virtual. Sebab itu, diperlukan perubahan sifat profesi dan dukungan fasilitas untuk dapat menghilangkan hambatan berprofesi di era komputerisasi seperti ketika ini.

“62 persen responden mengaku bahwa perangkat menjadi salah satu hal yang dilihat untuk menolong mereka jadi lebih produktif di daerah kerja. Kemudian 37 persen lainnya berkeinginan adanya jalan masuk isu dan data pada perangkat mobile dan 32 persen lainnya berkeinginan mempunyai jalan masuk ke perangkat produktivitas berbasis awan atau cloud,” ujar Chief Operating Officer Microsoft Indonesia Davina Yeo dalam peluncuran Microsoft Teams: Your Next Toolkit for Collaboration.

 

 

Artikel Lainnya : Sewa Kantor Murah Jakarta Selatan