Material yang Populer untuk Plafon

material plafon

Plafon atau yang acap kali disebut langit-langit, adalah bagian bangunan yang berfungsi sebagai lapisan yang memegang tinggi suatu ruangan. Kecuali itu, plafon juga berkhasiat untuk keamanan, kenyamanan, serta estetika sebuah ruangan.

Tinggi rendahnya plafon sungguh-sungguh mempertimbangkan tampilan suatu ruang. Ketinggian ini dinilai mulai dari permukaan lantai kayu hingga dengan sisi bawah bidang plafon.

Pada rumah tinggal, sebaiknya tinggi plafon berukuran sedang antara 3-3,5 meter. Ini bertujuan untuk memperlancar peredaran udara di rumah serta memperindah interior. Sementara batas terendah yaitu 2,5 meter dari lantai.

Apabila rancangan plafon terlalu rendah karenanya ruangan akan terasa pengap dan sesak, sehingga atmosfer ruangan menjadi kurang bagus.

Sebaliknya bila terlalu tinggi, bisa menghilangkan skor keindahan ruang di rumah sedangkan peredaran udara berlangsung bagus dan memberikan suasana teduh.

Di sebagian gedung perkantoran bertingkat, lazimnya optimal ketinggian plafon yaitu 2,5 meter.

Ini disebabkan dari ketinggian tiap lantai yang tiga meter, masih dikurangi dengan balok dan ducting AC. Jadi, bila melebihi batas maksimum karenanya akan mengakibatkan pemborosan material.

Fungsi plafon

Dikutip dari buku “Tutorial Komplit Membangun Rumah” karangan Gatut Susanta, kecuali fungsi yang telah diceritakan di atas plafon juga berkhasiat untuk:

Batas tinggi suatu ruang sehingga tak tampak kosong
Barier bermacam kotoran berukuran kecil yang jatuh dari celah atap
Menghalau percikan air hujan yang jatuh via atap
Isolator atau pengatur rasa panas dan dingin yang berasal dari atap
Penutup rangka atap supaya ruang lebih rapi dan bersih
Peredam bunyi, bagus yang dimunculkan oleh air hujan ataupun bunyi lainnya
Daerah menggantungkan bagian penerangan dan listrik
Di kios material bangunan atau kios bahan bangunan ketika ini tersedia macam material yang biasa diterapkan sebagai plafon rumah, diantaranya;

Triplek

Ukuran triplek yang ada di pasaran untuk plafon yaitu 122cm x 244cm dengan ketebalan 3mm, 4mm, dan 6mm. Rangka plafon memakai kaso 4/6 atau 5/7 dengan ukuran rangka kayu 60cm x 60cm.

Untuk memasangnya, triplek bisa dibelah menjadi empat komponen dengan ukuran 61cm x 122cm dan dapat juga dipasang secara utuh tanpa dipotong.

Keperluan material pemasangan 1 meter persegi plafon triplek sebagai berikut:

Triplek sebanyak 0,347 lembar
Kaso 5/7 atau 4/6 dengan panjang 4 meter sebanyak 1,5 batang
Paku sebanyak 0,220 kg

 

Ketika ini serat fibersemen atau GRC board lebih banyak diterapkan oleh masyarakat. Sebabnya, material ini lebih murah dibanding triplek. Di pasaran, ukuran GRC board untuk plafon yaitu 60cm x 120cm dan 122cm x 244cm dengan ketebalan standar 4mm.

Rangka plafon yang diterapkan bisa berupa kaso 4/6 atau 5/7. Ada juga orang memakai besi kotak (hollow) sebagai pilihan rangka plafon.

Material ini sering diterapkan mengingat makin mahalnya harga kayu ketika ini. Ukuran besi hollow yang acap kali diaplikasikan ialah 4cm x 4cm.