Mitsubishi Comeback!

Mitsubishi Motors mengalami masa-masa susah akhir-akhir ini. Sesudah tersiar berita bahwa itu memalsukan angka ekonomi bahan bakar pada April 2016, yang menyebabkan anjloknya profit dan penjualan, Nissan-Renault Alliance mengangkat tangan untuk menyelamatkan pembuat kendaraan beroda empat bermasalah dikala membeli 34% saham pengendali di Mei tahun itu. Semenjak itu, Mitsubishi konsisten tak menunjukkan diri dan konsentrasi membikin kendaraan beroda empat yang baik dan membangun kembali citra mereknya.

Baca yang lain > Promo Kredit Pajero Sport

Eclipse Cross I yang baru saja dikendarai di pulau paling utara Jepang di Jepang baru-baru ini yakni contoh ekspor strategis pertama merek yang diluncurkan semenjak masa-masa suram. Dan aku akan memberi tahu Anda apa, itu layak ditunggu. Mitsubishi sedang dalam pembetulan.

Terletak di antara ASX dan Outlander, Eclipse Cross menerima pandangan baru di sekitar ujung depannya dari eks saudara lelaki di Eclipse Coupe dihentikan pada tahun 2011. Styling jendela split belakang kontroversial tapi aku pikir ujung belakangnya yang tajam memberikan Mitsubishi ini street cred perlu berkompetisi dalam segmen yang sungguh-sungguh kompetitif. Ini yakni desain yang berisiko tapi Mitsubishi wajib menunjang amplop untuk menantang penjual top di segmen ini seperti Nissan Qashqai, Toyota RAV4, Mazda CX-5 dan Jeep Compass.

Interiornya halus dan dilakukan dengan bagus. Dasbor 3D memrentang melintasi kabin dalam serangkaian tahapan tapi menonjol rapi dan bergaya. Duduk yang menyokong dan dasbor untungnya menawarkan kontrol dan switch kongkrit, bukan yang virtual yang mengumpet di balik lapisan menu layar. Duduk belakang dipegang kembali di kabin untuk menyediakan ruang kaki yang cukup bagi penumpang, sehingga ruang bagasi terbatas.

Di base drive test drive di tepi trek tertutup salju yang berliku-liku, disiapkan secara khusus, gampang untuk memandang apa arti SUV baru ini bagi Mitsubishi. Ini seluruh atau tak sama sekali. Hampir tiap-tiap insinyur perusahaan besar yang pernah aku temui ada di sana, terlebih mereka yang bertanggung jawab atas Lancer Evolution, titan 4WD bertenaga turbocharged yang memenangkan empat gelar pembalap World Rally Championship untuk Tommi Makinen dan menempatkan perusahaan di peta olahraga motor.

Dan tentu saja Dr. Kaoru Sawase, pria di balik senjata rahasia Lancer, Super-Wheel Control (S-AWC) yang telah ternyata dan sudah ternyata ada di sana. Cara penanganan pelopor empat roda paling depan di industri ini juga menghadirkan Active Yaw Control (AYC), sihir Sawase yang secara jenius mengelola distribusi torsi antara roda belakang yang menolong menjaga cengkeraman ketika traksi terganggu. Dan ya, itu membikin comeback yang lama ditunggu-tunggu di Eclipse Cross. Versi pelopor roda depan juga tersedia tapi aku sungguh-sungguh memberi saran contoh 4WD ini.

Mitsubishi ini menawarkan satu alternatif trim – 1,5 liter turbocharged empat silinder dikawinkan dengan transmisi variabel kontinu (CVT). Mesin Cross-154-telpon pintar mengemas pukulan mengagetkan dengan lag turbo minimal dan respons throttle pesat. Kini aku tak pernah benar-benar menjadi penggemar CVT untuk perasaan karet gelang mereka, kebisingan dan kecenderungan revving tinggi, tapi CVT terupdate ini dilengkapi dengan paddle shifter dan delapan gigi simulasi benar-benar melengkapi mesin 1.5L dan menurunkan daya dengan jauh lebih sedikit. kebisingan dan minimum keonaran. Dan mengelola sekitar 40mpg.

 

Artikel lainnya > Kredit Mitsubishi Expander